Selasa, 14 Februari 2012

Bagi mereka yang tengah menempuh studi, ujian merupakan salah satu tahapan yang akan menentukan. Banyak hal yang akan mendukung keberhasilan. Sejumlah tips di bawah ini mungkin bisa membantu Anda untuk lebih matang dan penuh persiapan dalam menghadapi ujian. Satu yang pasti, tak ada jalan pintas untuk meraih kesuksesan! Maka, segala sesuatunya harus dipersiapkan.

1. "There is no short way to success"

Pepatah ini harus diingat, sebab memang tak ada jalan pintas untuk menggapai kesuksesan. Segala sesuatunya bisa diraih dengan persiapan dan usaha maksimal.

2. Percaya diri!
Hilangkan perasaan takut atau nervous dalam menghadapi ujian. Ada kalanya, persiapan yang telah dilakukan luntur hanya karena rasa takut. Ketakutan itu akan membuat pikiran Anda terganggu dan tidak konsentrasi menjalani ujian. Bebaskan pikiran dari segala rasa takut. Percaya diri adalah kunci kemenangan!

3. Atur waktu terbaik
Siapkan jadwal waktu yang terorganisir untuk belajar. Prioritaskan waktu yang lebih banyak pada mata pelajaran yang agak sulit. Luangkan pula sedikit waktu untuk hiburan, agar tidak menimbulkan kejenuhan.

4. Pilih suasana yang tepat untuk belajar
Suasana belajar berperan sangat penting. Pilihlah tempat yang bisa membuat nyaman, sehingga proses persiapan ujian dan belajar akan rileks serta penuh konsentrasi. Sebaiknya, belajarlah pada pagi hari dalam suasana yang hening. Suasana seperti ini akan lebih membuat konsentrasi.

Oya, ketahuilah, bahwa sebaiknya jangan menempatkan cermin di kamar atau lokasi tempat Anda belajar. Pantulan bayangan yang ditimbulkan akan mengganggu konsentrasi. Satu hal lagi, ternyata, belajar dengan menghadap ke arah timur akan lebih mendatangkan energi positif dibandingkan jika menghadap ke arah timur laut.

5. Duduk tegap
Ternyata, memerhatikan cara duduk saat belajar juga penting diperhatikan. Jangan belajar di tempat tidur atau berbaring di kursi. Duduk tegaplah saat belajar, tempatkan kaki sejajar dengan lantai. Cara duduk seperti ini dapat membuat ionisasi. Perhatikan kaki agar tidak di atas tingkat kepala, karena akan memengaruhi aliran darah dan menyebabkan kantuk.

6. Buat catatan kecil sambil belajar
Saat belajar, buatlah catatan kecil dengan poin-poin singkat. Catanan ini akan membantu Anda mengingat poin penting dari apa yang dipelajari, misalnya, rumus atau hal penting lainnya. Notes ini penting untuk 1-2 jam terakhir daripada Anda membuka-buka halaman pada buku teks pelajaran. Dengan adanya notes ini, Anda dapat belajar di mana saja dan tidak membutuhkan waktu yang banyak.

7. Tidur dan makan dengan baik
Tidur dengan nyenyak. Sebuah studi mengatakan bahwa waktu tidur yang optimal adalah 6 jam. Terutama pada malam hari sebelum ujian. Tidurlah minimal 6 jam dan tidak lebih dari 8 jam. Ingat, waktu istirahat yang cukup akan memberikan efek besar saat ujian.

Selain itu, makanlah dengan teratur. Jika Anda tengah menjalani program diet, jangan berpuasa saat ujian. Dan jangan lupa perbanyak minum air putih sebelum tidur, karena penting untuk menjaga sel-sel otak.

8. Menulis dan menyajikan yang terbaik
Penyajian adalah faktor utama yang akan memengaruhi nilai Anda. Seperti apa pun belajar dan persiapan yang dilakukan, semua tergantung dari penyajian pada lembar jawaban. Dalam soal essay, jangan lupa menggarisbawahi poin yang penting. Tulisan tangan akan memengaruhi nilai. Cobalah untuk menulis dengan rapi. Jika tidak cukup baik, jangan khawatir. Selama disajikan dengan cara yang baik, pasti akan mendapat nilai lebih. Dan yang perlu diingat adalah "Kesan pertama adalah kesan terbaik". Jadi jawablah pertanyaan dengan sebaik mungkin.

9. Jangan mencontek!
Mencontek bukan hanya akan memengaruhi nilai, melainkan bisa menghilangkan kesempatan untuk melanjutkan ujian. Ingatlah, ujian adalah pembuktian diri.

10. Berdoa dan percaya kemampuan sendiri
Poin terakhir, berdoalah sebelum memulai ujian dan bebaskan pikiran Anda dari segala hal yang akan mengganggu konsentrasi dalam ujian. Dengan berdoa, Anda akan mendapatkan energi yang besar dan kedamaian. Hal lainnya adalah, Anda harus percaya diri pada apa  kemampuan diri sendiri.

Terakhir, jangan membahas soal ujian setelah selesai ujian. Ini tidak baik, karena akan memengaruhi ujian berikutnya.

Semoga sukses! 
***

Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?

Minggu, 12 Februari 2012

Mengajar di sebuah sekolah SMP swasta Bekasi, banyak pengalaman yang saya dapatkan. Mulai jadi guru matematika, hingga menjadi panitia pelaksana kegiatan di sekolah.

Menjadi wali kelas -awalnya menjadi wali kelas favorit (semacam unggulan)- menjadi tantangan bagi saya. Karena kalau saya tidak bisa menyukseskan kelas unggulan, saya merasa tidak berhasil membawa kelas tersebut ke arah yang lebih baik. Saya punya target bagaimana bisa menyukseskan kelas tersebut, dan meyakini hati saya bahwa saya bisa.

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, saya jalani dengan sepenuh hati. Tibalah saat acara perlombaan antarkelas, yaitu perlombaan Olimpiade Bidang Studi (OBS). Seperti Matematika, IPA, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia dan sebagainya.

Semua cabang yang diperlombakan harus kita raih dengan nilai terbaik. Itu yang saya tekankan pada anak-anak. Saya evaluasi hampir tiap hari. Untuk lomba cabang olahraga, seperti futsal, bola voli, badminton, tenis meja, catur dan lain-lain, saya buat rencana acara bimbingan, dan kerjasama dengan semua anak di kelas.

Dan, Alhamdulillah, saya berhasil meraih impian tersebut. Yaitu juara umum OBS dan cabang olahraga di sekolah swasta tersebut. Sehingga, saya menjadi ”idola” anak-anak. Di tahun berikutnya, saya dipercaya untuk menjadi wali kelas lagi.

Tapi kelas sekarang ini adalah kelas paling bawah. Mulai nilai rendah dan tingkat kenakalan yang cukup tinggi. Awalnya saya menolak. Tapi setelah saya pikir-pikir, ini suatu tantangan. Saya jalan berhari-hari dan berbulan-bulan. Jangankan membuat prestasi, yang ada di kelas tersebut selalu membuat kerusuhan. Baik di dalam kelas, maupun di luar kelas.

Saya hampir putus asa. Lebih baik saya mundur saja jadi wali kelas. Saya pelajari, apa akar masalahnya. Ternyata ada lima orang ”biang kerok”. Saya dekati mereka dan saya pahami mereka.

Hingga penerimaan rapor, banyak nilai anjlok. Dan banyak orang tua mereka berkeluh kesah kepada saya selaku walas (wali kelas). Pada saat itu, saya banyak tawaran untuk menjadi guru privat di rumah mereka.  Akhirnya mereka menerima, dan saya pilih yang mana paling urgent, artinya anak-anak yang nilainya paling rendah, itu saya privatkan.

Setelah berjalan beberapa bulan, salah seorang anak tersebut mengalami perubahan. Dan orang tua mereka merasa ”tertarik” dengan saya. Sehingga ada tawaran jasa lebih dari mereka.

Melihat kehidupan saya masih pas-pasan, salah satu keluarga yang saya privat ini (mereka mengelola pakaian batik) menawarkan untuk menjual batik mereka. Semampu yang sanggup saya bawa. Saya hanya menyetorkan modal.
Menurut saya ini adalah hal ganjil. Karena baru beberapa bulan kenal, langsung percaya kepada saya. Dan mereka sudah menganggap saya bagian dari keluarga mereka. Saya punya prinsip mengajarlah dengan tulus ikhlas, nanti rezeki pasti akan mengikuti kita.

Akhirnya saya berdaganglah. Dengan modal kepercayaan dari orang lain. Saya tawarkan kepada rekan-rekan guru yang saya anggap kenal, yang sanggup membeli produk yang saya tawarkan.

Saya tidak menyangka begitu banyak untung yang saya terima. Mungkin ini balasan dari Allah SWT. Saya hanya menyetorkan modal harga grosir pada keluarga yang saya privatkan. Saya hampir mundur untuk menjadi walas karena saya mengelola kelas yang cukup ”memberatkan”.

Saya sekarang menjadi tahu bahwa dengan mengajar lillahita’ala, akan membawa rezeki yang tak di duga-duga. Walaupun kehidupan itu berat untuk kita lakukan. Pantang menyerah.

Saya menyudahi bisnis baju batik tersebut karena takut mengganggu proses belajar-mengajar saya.Keluarga tersebut masih terus membuka pintu rumah untuk saya, seandainya saya masih berkenan untuk berbisnis dengan mereka. Semoga ini menjadi ibrah bagi kita semua, amin.

Firman, ST
Guru SMKN 1 Pebayuran Bekasi
Alamat: Desa Kedung Pengawas Babelan Bekasi
***


Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?

Jumat, 10 Februari 2012





Yayasan Pendidikan Telkom (Bandung) pada tahun 2012 ini menyediakan beasiswa senilai 14 milyar rupiah, untuk 300-an mahasiswa, yang diterima di Jalur Beasiswa.

Beasiswa berupa:

§  Pembebasan biaya pendidikan (free sdp2, bpp, up3) sampai lulus D3 atau S1
(dengan evaluasi ipk per semester).

§  Beasiswa ini berikan untuk siswa siswi yg lulus di jalur seleksi :
- UTG1 the best three (test 12 feb 2012) : sebanyak 90 kuota mahasiswa
- JPPA unggulan (test 25 mar 2012) : sebanyak 200an kuota mahasiswa

Informasi lengkap : www.smbbtelkom.ac.id

Video yang berhubungan dengan informasi ini dapat dilihat di :
http://www.youtube.com/watch?v=x-zfGWxHq5U&feature=youtu.be
(Iklan TVone minggu ini).


Sumber informasi: Umar Ali Ahmad (email:
umar@smbbtelkom.ac.id)


 



Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?

Rabu, 08 Februari 2012

Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Indonesia (UI) tetap berada dalam daftar 100 perguruan tinggi (PT) terbaik Asia dan masuk pula dalam kelompok 500 PT terbaik dunia versi Webometrics.

Menurut laporan pemeringkatan yang dikutip dari webometrics.com, Selasa, per Januuari 2012, UGM menempati posisi 30, disusul ITB di urutan 33, dan UI peringkat 53. Di jajaran PT elite dunia, menurut Webometrics, ketiga PTN tersebut juga masuk dalam kelompok 500 perguruan tinggi terbaik dunia, meskipun peringkatnya masih ratusan. UGM menempati posisi 249, disusul ITB (277), dan UI di urutan 365.

Sejak 2004, Webometrics melakukan pemeringkatan PT dan sampai kini tercatat sudah 20.300 PT di dunia yang diperingkat. Setahun dua kali (Januari dan Juli) Webometrics mengumumkan hasil pemeringkatannya.
 
Selama bertahun-tahun, UGM, ITB, dan UI masuk dalam daftar 100 PT terbaik Asia, setidaknya menurut versi Webometrics.

Lima besar PT terbaik Asia didominasi Taiwan. Menurut Webometrics per Januari 2012, National Taiwan University berada di posisi puncak dengan posisi dunia di urutan ke-42. Posisi kedua diduduki Tokyo University dan berada di peringkat ke-46 dunia.
National Cheng Kung University Taiwan (3 dan 63), National Chiao Tung University (4 dan 72), dan Kyoto University (5 dan 77).
***
sumber:republika.co.id


Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?

Rabu, 01 Februari 2012


Sorotan terhadap keberadaan sekolah berstatus rintisan sekolah bertaraf internasional terus menguat. Desakan kepada pemerintah untuk mengevaluasi kebijakan ini juga terus mencuat.

Dalam konferensi kerja nasional Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Bandung yang berakhir pada Minggu (29/1/2012), PGRI mendesak pemerintah menindaklanjuti hasil evaluasi penyelenggaraan rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI/SBI) yang dinilai gagal.

"Kebijakan soal RSBI ini menimbulkan diskriminasi dalam pelayanan pendidikan dan biaya pendidikan," kata Ketua Pengurus Besar PGRI Sulistiyo.

Anggota Komisi X DPR, Raihan Iskandar, mengatakan, pemerintah mestinya fokus pada pemerataan peningkatan mutu pendidikan. "Tanpa label-label internasional yang membuat sekolah unggulan justru jadi eksklusif," ujar Raihan.

Menurut Raihan, DPR berinisiatif merevisi UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Termasuk juga soal pasal yang mengatur RSBI/SBI yang justru menyimpangkan arah pendidikan nasional.

"Pendidikan bermutu seharusnya dinikmati semua anak bangsa dan tidak diskriminatif seperti sekarang ini," ujar Raihan. 

***

Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?
kotak 
bawah

Jumat, 27 Januari 2012

Kesempatan untuk memenangkan beasiswa S-1 di Bangor University, Inggris, terbuka bagi Anda lulusan SMA yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di luar negeri. Bangor University yang berdiri pada tahun 1884 merupakan salah satu institusi pendidikan tertua dan cukup bergengsi di Inggris. 

Bagi yang ingin mencoba, aplikasi paling lambat diterima pada 1 Juni 2012. Bagi kandidat terpilih, beasiswa yang diberikan hingga 1000 poundsterling. 

Persyaratan: 

- Mereka yang terpilih mendapatkan beasiswa internasional ini adalah yang mengajukan aplikasi sebelum 1 Juni 2012 

- Beasiswa Internasional akan berlaku untuk program yang akan dimulai pada September 2012 

- Kandidat yang telah menerima beasiswa lain dari Bangor University ataupun beasiswa lainnya, tidak berhak untuk mengajukan beasiswa internasional ini 

- Kesempatan ini tidak terbuka untuk kandidat dari Inggris/Uni Eropa.  

Informasi lebih lanjut, silakan kunjungi situs web www.bangor.ac.uk

***


kotak 
bawah

Selasa, 10 Januari 2012





Para pelajar SMA/MA dapat mempersiapkan diri sejak dini untuk menghadapi ujian nasional (UN) 2012. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis, UN 2012 untuk tingkat SMA/MA akan digelar pada 16-19 April 2012. Sementara UN susulan akan dilaksanakan 23-16 April 2012.

Untuk jenjang SMP/MTs dan SMPLB, UN akan dilaksanakan pada 23-26 April 2012 dan UN susulan berlangsung pada 30 April-4 Mei 2012.

Adapun, untuk jenjang SD/MI/SDLB UN akan digelar pada 7-9 Mei 2012 dan UN susulan akan dilaksanakan pada 14-16 Mei 2012.

Pengumuman hasil UN tingkat SMA/MA dan SMK akan diumumkan pada 24 Mei 2012. Tingkat SMP/MTs, SMPLB, dan SMALB pada 2 Juni 2012, sedangkan untuk pengumuman kelulusan UN tingkat SD menjadi kewenangan setiap provinsi.

Dalam jumpa pers, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menegaskan, Ujian Nasional (UN) 2012 tetap akan digelar. Kritik dan pandangan yang disampaikan sejumlah pihak terhadap pelaksanaan UN, menurut dia, tidak perlu diperdebatkan lagi. Ia mengungkapkan, hal yang lebih substansial untuk didiskusikan adalah bagaimana agar pelaksanaan UN berjalan lebih baik. 
*** 

Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?
kotak 
bawah

Sabtu, 07 Januari 2012




Berburu beasiswa, tak cukup hanya mencari informasi. Mengenal jenis-jenis beasiswa juga penting dilakukan untuk menemukan, beasiswa mana yang pas untuk karakter dan keunggulan yang kita miliki. Sehingga, peluang untuk mendapatkannya pun akan lebih besar.

Saat ini, banyak jenis beasiswa yang dapat diburu, sesuai dengan rentang waktu, jumlah, dan lokasi beasiswa tersebut. Beberapa universitas umumnya memberikan beasiswa sebelum perkuliahan dimulai. Ada juga beasiswa prestasi yang berbasis pada kecakapan akademik, budaya, dan lain sebagainya.

Cara terbaik untuk mencari beasiswa adalah dengan mempelajari jenis-jenis beasiswa yang ada. Setiap pendonor beasiswa tentunya memiliki daya tarik dan aturan sendiri terkait beasiswa yang diberikan. Ketika Anda mempelajari beasiswa-beasiswa yang ada, tentunya Anda harus mengetahui berapa banyak, dan alasan dibalik beasiswa tersebut.

Berikut adalah beberapa jenis beasiswa:

Beasiswa Penghargaan
Beasiswa ini biasanya diberikan kepada kandidat yang memiliki keunggulan akademik. Beasiswa ini diberikan berdasarkan prestasi akademik mereka secara keseluruhan. Misalnya, dalam bentuk Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Meski sangat kompetitif, beasiswa ini ada dalam berbagai bentuk.

Beasiswa Bantuan

Jenis beasiswa ini adalah untuk mendanai kegiatan akademik para mahasiswa yang kurang beruntung, tetapi memiliki prestasi. Komite beasiswa biasanya memberikan beberapa penilaian pada kesulitan ini, misalnya, seperti pendapatan orangtua, jumlah saudara kandung yang sama-sama tengah menempuh studi, pengeluaran, biaya hidup, dan lain-lain.

Beasiswa Atletik
Universitas biasanya merekrut atlet populer untuk diberikan beasiswa dan dijadikan tim atletik perguruan tinggi mereka. Banyak atlet menyelesaikan pendidikan mereka secara gratis, tetapi membayarnya dengan prestasi olahraga. Beasiswa seperti ini biasanya tidak perlu dikejar, karena akan diberikan keada mereka yang memiliki prestasi.

Beasiswa Penuh
Banyak orang menilai bahwa beasiswa diberikan kepada penerimanya untuk menutupi keperluan akademik secara keseluruhan. Jika Anda benar-benar beruntung, tentunya Anda akan mendapatkan beasiwa seperti ini. Beasiswa akan diberikan untuk menutupi kebutuhan hidup, buku, dan biaya pendidikan. Namun, banyak beasiswa lainnya meng-cover biaya hidup, buku, atau sebagian dari uang sekolah.

Apapun jenis beasiswanya, Anda perlu benar-benar mempelajarinya. Jika sudah mendapatkannya, maka manfaatkan sebaik-baiknya! Selamat mencoba!
***


Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?
kotak 
bawah

Jumat, 16 Desember 2011

Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 200 beasiswa bagi warga Indonesia yang berniat melanjutkan studi ke berbagai universitas di negara itu, kata Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Abdurrahman Al-Khayyat.

"Beasiswa itu tidak terbatas pada studi keislaman tetapi juga sains dan teknologi," katanya saat menerima kunjungan Direktur Utama Perum LKBN ANTARA Dr Ahmad Mukhlis Yusuf di Jakarta, Rabu (14/12) sore.

Dubes Abdurrahman Al-Khayyat yang akan kembali ke negaranya pada 22 Desember setelah menyelesaikan masa tugasnya di Indonesia mengatakan, beasiswa tersebut terbuka bagi putra-putri terbaik Indonesia. "Tugas kami adalah ikut membantu Indonesia agar semakin maju," katanya.

Sejauh ini, jumlah mahasiswa indonesia yang sedang belajar di berbagai perguruan tinggi di Arab Saudi mencapai sedikitnya 300 orang, kata Dubes Abdurrahman Al-Khayyat.

Tawaran beasiswa bagi warga Indonesia itu merupakan bagian dari upaya Arab Saudi memperkuat hubungan bilateral kedua negara, di samping pelatihan bahasa Arab yang selama ini telah berjalan, katanya.

Dalam bagian lain pernyataannya, Dubes Abdurrahman Al-Khayyat juga menyinggung tentang sosok penggantinya yang akan tiba di Jakarta pada awal 2012. "Dubes Arab Saudi untuk Indonesia yang baru Mustafa Mubarak adalah sosok yang baik. Beliau pernah bertugas di Istambul," katanya.

Abdurrahman Al-Kayyat mengatakan, selama lima tahun bertugas di Indonesia, ia memiliki kesan positif tentang negeri besar yang kaya akan sumber daya alam dengan rakyatnya yang baik.

Pengalaman positif selama bertugas di Indonesia itu akan ia sampaikan kepada pemerintahnya. "Saya bangga dapat bekerja sebagai duta besar di Indonesia," katanya.

Selama berada di Indonesia, ia merasa "nyaman" dan memiliki hubungan dan kerja sama yang baik dengan beragam elemen dalam masyarakat Indonesia, termasuk berbagai organisasi keislaman, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, katanya.

Terkait dengan berakhirnya masa tugasnya di Indonesia, Dubes Abdurrahman Al-Kayyat juga telah berpamitan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

***

Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?
kotak 
bawah

Rabu, 16 November 2011


Facebook mendapat hantaman berupa virus yang menyebabkan banyak pengguna kesal. Virus ini memboyong konten-konten berbau pornografi serta kekerasan.


Dilaporkan oleh perusahaan keamanan Sophos, situs jejaring ini telah disusupi virus selama lebih dari 24 jam. Facebook pun telah membenarkan adanya serangan yang memanfaatkan celah keamanan di browser.

"Foto-foto eksplisit serta kekerasan membanjiri newsfeed milik banyak pemakai Facebook," ujar konsultan Graham Cluely. Dari konten yang ditemui, salah satunya adalah foto hasil olahan photoshop yang menampilkan artis populer Justin Bieber dalam kondisi tak senonoh.

Ada juga foto brutal dan foto yang menyajikan penganiayaan pada anjing. Sejumlah Facebooker diketahui meluapkan kekesalannya di Twitter dan ada juga yang langsung mendeaktifkan akun Facebooknya.

Facebook kini masih berupaya mengatasi masalah yang ada dan mencari pelaku di balik aksi penyebaran virus tersebut. "Melindungi pengguna dari spam dan konten berbahaya adalah prioritas utama dan kami akan selalu memperbaiki sistem kami untuk menghapus konten yang melanggar term," ujar Facebook menanggapi kejadian ini.

Dikutip detikINET dari PCMag, Rabu (16/11/2011), virus porno tersebut bekerja dengan cara menjebak korbannya untuk mengklik link palsu yang telah disusupi virus. Usai diklik, virus ini akan membuat akun si korban menyebarkan konten porno tersebut ke teman-temannya secara otomatis.
***
sumber: detikinet.com


Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?
kotak 
bawah

Sabtu, 12 November 2011


Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan mempercepat waktu pemberian kisi-kisi soal ujian nasional (UN) 2012. Kisi-kisi soal akan diberikan pada akhir tahun 2011 ini. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemdikbud Khairil Anwar Notodiputro mengatakan, hal itu dilakukan untuk membantu sekolah dan para siswa lebih siap menghadapi UN tahun depan.

Khairil menjelaskan, rencana tersebut merupakan langkah untuk meningkatkan akseptabilitas, dan juga merupakan jawaban atas banyaknya masukan terkait penyelenggaraan UN. Dari sekian banyak masukan, yang kemudian dijadikan fokus oleh Balitbang Kemdikbud adalah akseptabilitas, kualitas, dan efektifitas penyelenggaraan UN.

"Dari sekian banyak rekomendasi yang disampaikan, yang paling banyak dipersoalkan adalah akseptabilitasnya," kata Khairil, kepada Kompas.com, Senin (7/11/2011), di Kemdikbud Jakarta.

Peningkatan akseptabilitas UN dinilai akan meminimalisir "ketakutan" para siswa dan guru saat akan menghadapi UN. Cara yang ditempuh adalah dengan melakukan dialog secara lebih intensif, dan memberikan kisi-kisi UN secepatnya.

Pemberian kisi-kisi UN juga bertujuan agar memudahkan pusat memberikan arahan kepada dinas pendidikan daerah dan guru-guru di sekolah agar pembuatan soal-soal ujian di sekolah merujuk dan disesuaikan dengan kisi-kisi UN yang diberikan.

"Ketakutan itu akan memicu penolakan. Untuk menekan itu, kita berencana menyampaikan kisi-kisi secepatnya. Jika dulu berbarengan, maka sekarang kisi-kisi UN 2012 akan kita berikan di tahun 2011, ini agar tercipta keselarasan soal dan membuat siswa terbiasa dengan soal yang akan diberikan" jelasnya.

Selain itu, hal lain yang akan dipertegas adalah memberikan pemahaman kepada seluruh masyarakat bahwa UN bukanlah satu-satunya penentu kelulusan. Meski proporsi penilaiannya membuat nilai UN mendominasi kelulusan, yaitu 60 persen nilai UN dan 40 persen nilai sekolah.

"Saya harap UN 2012 bisa lebih santai dan diterima. Secara politik, proporsi 60:40 itu sudah diterima, dan baru akan dievaluasi apakah tetap digunakan atau akan diubah setelah dua tahun digunakan, yaitu pada 2013," tuturnya.

"Nilai-nilai UN yang rendah juga dalam proses pengkajian. Ujungnya kita berharap ada kebijakan berdasarkan pengkajian mengapa nilainya menjadi rendah, apakah soal yang terlalu susah atau ada penyebab lain," tambah Khairil.


Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?
-------------------------
kotak 
bawah

Senin, 25 April 2011

Kedutaan Besar Jepang menawarkan Beasiswa Pemerintah Jepang (Monbukagakusho) kepada siswa-siswi Indonesia lulusan Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) untuk melanjutkan pendidikan ke Universitas (S-1), College of Technology (D-3) atau Professional Training College (D-2) di Jepang mulai tahun akademik 2011 (April 2011). Pelamar hanya bisa mendaftar 1 (satu) program dari S-1, D-3, atau D-2.

Syarat-syarat pengambilan formulir bagi calon pelamar sebagai berikut:

1. Lahir antara tanggal 2 April 1989 dan tanggal 1 April 1994.

2. Membawa foto kopi Ijazah atau Rapor kelas 3 semester 2 (akhir) dengan nilai rata-rata minimal:
Program S-1 : 8,4
Program D-3 : 8,0
Program D-2 : 8,0

Jika pada saat penutupan (10 Juni 2010) nilai ijazah asli belum bisa dikeluarkan, maka nilai ijazah sementara dari Kepala Sekolah bisa diterima.

3. Pelamar harus lulus dari SLTA.

4. Formulir pendaftaran dapat diperoleh secara gratis untuk mereka yang memenuhi ketiga persyaratan tersebut di atas di Kedutaan Besar Jepang (Bagian Pendidikan: 8:30-12:00 wib, 14:00-15:30 wib), Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya dan Medan mulai 10 Mei 2010.

Mereka yang tinggal di luar JABODETABEK, Surabaya dan Medan dapat melamar melalui surat yang ditujukan kepada Kedutaan Besar Jepang (Jl. M. H. Thamrin 24 Jakarta Pusat 10350), Konsulat Jenderal Jepang Surabaya atau Medan.

Surat itu harus berisi nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, program pilihan (S-1, D-3, atau D-2), 3 (tiga) bidang studi yang ingin dipelajari dan dilampiri fotokopi rapor, ijazah, serta nilai ijazah.

5. Formulir harus dikembalikan ke Kedutaan Besar Jepang atau Konsulat Jenderal Jepang lengkap dengan fotokopi rapor, ijazah, dan nilai ijazah sampai tanggal 10 Juni 2010.

Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi:
Kedutaan Besar Jepang (Bagian Pendidikan: 021-3192-4308 Ext. 175, 176)
atau buka web-nya di:





Ingin dapat 'kejutan' Uang Tunai ?



Selasa, 29 Maret 2011

Pemerintah Kabupaten Malang tak setengah -setengah dalam menggarap potensi wisata yang ada di wilayahnya. Ini dibuktikan dengan dibukanya kembali Taman Rekreasi Wendit – yang sekarang bernama Wendit Water Park – sebagai obyek wisata andalan Malang, pada awal Mei 2008. Wendit Water Park lebih menonjolkan berbagai wisata yang berhubungan dengan air dan alam, baik berupa kolam renang wisata sampai berbagai jenis permainan air untuk anak-anak serta outbound.

Obyek wisata yang dulu tak terurus (bahkan pernah dikelola pihak swasta) kini mulai berbenah. Kini Wendit adalah aset wisata andalan Kabupaten Malang, setelah Jatim Park dan Agrowisata resmi masuk ke teritorial Pemerintah Kota Batu. Jadi, adalah langkah tepat kalau Dinas Pariwisata Kabupaten Malang menjadikannya sebagai obyek wisata unggulan.

Obyek wisata Wendit ini sendiri mempunyai sejarah cukup panjang. Sudah lama obyek wisata Wendit ada, meski baru berupa kolam pemandian tradisional dengan sumber air alam, dan terletak di perbukitan yang ditumbuhi ratusan pohon jati, serta dihuni ratusan monyet. Wendit juga identik dengan hari Lebaran, karena – seperti juga pada obyek wisata di daerah umumnya – akan ramai dikunjungi masyarakat sekitarnya sampai sepekan setelah Lebaran. Puncaknya, biasanya diadakan pesta kembang api dan musik dangdut sampai dinihari.

Namun, Wendit sekarang sudah berubah total. Kalau dulu dibuka sampai tengah malam, kini Wendit Water Park hanya dibuka sampai jam 5 sore. Rerindangan pohon jati yang dulu identik dengan tempat berbuat tidak senonoh pasangan muda yang dimabuk asmara, sekarang diisi dengan berbagai arena permainan anak dan juga taman bermain serta kios penjual makanan dengan tatanan trotoar serta taman yang indah dipandang mata.

Selain itu Wendit Water Park, juga menyediakan kolam spa, Kolam dengan dasar lantai dari batu-batuan alam, airnya yang dingin dan segar ditambah dengan taburan bunga mawar. Konon menurut cerita, dengan mandi di kolamtersebut mempunyai khasiat membuat wajah tampak awet muda. Dan masyarakat Tengger juga mengambil air dari ‘sumber air Mbah Kabul’ ini, dibawa pulang dengan kepercayaan yang sama seperti di Pulau Sempu, yaitu untuk kesembuhan dan kesehatan. Menurut mereka kasiatnya sama dengan ‘Air Widodaren’ dari Gunung Bromo yang merembes ke arah Wendit.

Daya tarik yang khas adalah adanya puluhan kera yang jinak yang bebas berkeliaran di hutan kecil di Wendit dan menghuni di pepohonannya. Beberapa arca kuno juga dapat dilihat di taman ini dan dapat diperoleh cindera mata hasil kerajinan penduduk setempat.

Wendit Water Park, terletak di Desa Mangliawan, Kec. Pakis ± 8 Km dari pusat Kota Malang. Lokasinya terletak di tepi jalan utama arah ke Gunung Bromo melalui Tumpang/Poncokusumo. Jika mau ditempuh dengan angkutan umum, dari terminal Arjosari Malang, naik angkutan umum jalur AT (Arjosari-Tumpang) warna putih kombinasi (sabuk badan mobil) hijau.
***
sumber: jurnalberita.com

Sabtu, 26 Maret 2011

DANA pendidikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) berpotensi disalahgunakan dan dipolitisasi dan bahkan menjadi alat politik praktis dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

Penyalahgunaan dana pendidikan akan mengakibatkan kebijakan pendidikan di masing-masing daerah tidak berjalan dengan baik. "Pemotongan dana pendidikan ada scene-nya. Kalau mau dipotong dari APBN susah. Tetapi, barangkali bisa jika dana sudah masuk di kas daerah," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Nasional, Dodi Nandika, Kamis (3/3).

Dodi menambahkan, saat ini sudah tidak musimnya lagi ada pemotongan dana pendidikan yang digunakan untuk pilkada, kecuali jika sudah ada kongkalikong di dalam tubuh pemerintah daerah sendiri. "Kami sudah memutuskan berapa anggarannya, programnya dan sasarannya. Kecuali ada korupsi," katanya.

Pemotongan dana pendidikan untuk politisasi pilkada biasanya diketahui secara internal saja. Dodi mengakui Kemdiknas sudah merencanakan penganggaran yang betul-betul akurat, termasuk antisipasi kemungkinan mark-up, pembidikan sasaran yang jelas dan juga indikator jika terjadi penyelewengan. "Lalu kami memperkuat pengawasan internal. Baik oleh direktorat jenderal secara langsung ataupun bersama-sama," ujar Dodi.

Kemdiknas, lanjutnya, bahkan turut menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turut serta mencegah terjadinya politisasi dana pendidikan untuk kepentingan pilkada. Caranya, dengan memasang sistem pengumuman di sekolah-sekolah atau dengan cara mengirimkan pesan singkat kepada para stake holder.

Dugaan Dodi, politisasi dana pendidikan untuk kepentingan pilkada atau bahkan sebagai alat politik praktis salah satunya bisa melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dana BOS yang di tahun 2011 berjumlah Rp16,2 triliun sampai saat ini belum sepenuhnya tersalurkan ke pihak yang berhak.

Dikatakannya, Kementerian Pendidikan Nasional bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan menekan pemerintah kabupaten/kota untuk segera mencairkan dana BOS. Jika terbukti adanya pelanggaran maka pihak Kemdagri yang berhak melakukan penindakan terhadap pemerintah kabupaten/kota yang bersangkutan.
***
sumber: jurnas.com

Rabu, 23 Maret 2011

Ada sepuluh kelemahan utama yang menjadi alasan kuat bagi Kementrian Pendidikan Nasional untuk segera menghentikan program sekolah bertaraf Internasional (SBI). Mulai dari salah konsep hingga merusak bahasa dan mutu pendidikan, program SBI dianggap tidak cocok dan harus segera ditinggalkan.

Demikian dilontarkan Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Satria Dharma dalam Petisi Pendidikan tentang Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) yang dinilai sebagai program gagal. Petisi itu dipaparkan Ketua Umum IGI Satria Dharma di depan Komisi X DPR RI, Selasa (8/3/2011), untuk mendesak Komisi X segera menghentikan sementara seluruh program SBI.

"Program SBI itu salah konsep, buruk dalam pelaksanaannya dan 90 persen pasti gagal. Di luar negeri konsep ini gagal dan ditinggalkan," kata Satria tentang isi petisi tersebut.

Menurutnya, sepuluh kelemahan mendasar program SBI itu harus dievaluasi, diredefinisi, dan perlu dihentikan. Kelemahan pertama, kata Satria, program SBI jelas tidak didahului riset yang lengkap sehingga konsepnya sangat buruk.

"Bisa dibuktikan, bahwa tidak jelas apa yang diperkuat, diperkaya, dikembangkan, diperdalam dalam SBI," tegas Satria.

Kedua, SBI adalah program yang salah model. Kemdiknas membuat panduan model pelaksanaan untuk SBI baru (news developed), tetapi yang terjadi justru pengembangan pada sekolah-sekolah yang telah ada (existing school).

Ketiga, program SBI telah salah asumsi. Kemdiknas mengasumsikan, bahwa untuk dapat mengajar hard science dalam pengantar bahasa Inggris, seorang guru harus memiliki TOEFL> 500.

"Padahal, tidak ada hubungannya antara nilai TOEFL dengan kemampuan mengajar hard science dalam bahasa Inggris. TOEFL bukanlah ukuran kompetensi pedagogis," paparnya.

Merusak bahasa

Satria memaparkan, kelemahan keempat pada SBI adalah telah terjadi kekacauan dalam proses belajar-mengajar dan kegagalan didaktik. Menurutnya, guru tidak mungkin disulap dalam lima hari agar bisa mengajarkan materinya dalam bahasa Inggris. Akibatnya, banyak siswa SBI justru gagal dalam ujian nasional (UN) karena mereka tidak memahami materi bidang studinya.

"Itulah fakta keras yang menunjukkan bahwa program SBI ini telah menghancurkan best practice dan menurunkan mutu sekolah-sekolah terbaik yang dijadikan sekolah SBI," tambahnya.

Di sisi lain, hasil riset Hywel Coleman dari University of Leeds UK menunjukkan, bahwa penggunaan bahasa Inggris dalam proses belajar-mengajar telah merusak kompetensi berbahasa Indonesia siswa.

Sementara itu, kelemahan kelima dari SBI adalah penggunaan bahasa pengantar pendidikan yang salah konsep. Dengan label SBI, materi pelajaran harus diajarkan dalam bahasa Inggris, sementara di seluruh dunia seperti Jepang, China, Korea justru menggunakan bahasa nasionalnya, tetapi siswanya tetap berkualitas dunia.

"Kalau ingin fasih dalam berbahasa Inggris yang harus diperkuat itu bidang studi bahasa Inggris, bukan bahasa asing itu dijadikan bahasa pengantar pendidikan," tegas Satria.

Keenam, SBI dinilai telah menciptakan diskriminasi dan kastanisasi dalam pendidikan. Sementara itu, kelemahan ketujuh menegaskan, bahwa SBI juga telah menjadikan sekolah-sekolah publik menjadi sangat komersial.

"Komersialisasi pendidikan inilah yang kita tentang, karena hanya anak orang kaya yang bisa sekolah di SBI," tandas Satria.

Ketujuh, SBI juga telah melanggar UU Sisdiknas. Karena menurut Satria, pada tingkat pendidikan dasar sekolah publik atau negeri itu wajib ditanggung pemerintah. Kenyataannya, dalam SBI peraturan ini tidak berlaku.

Kedelapan, SBI telah menyebabkan penyesatan pembelajaran. Penggunaan piranti media pendidikan mutakhir dan canggih seperti laptop, LCD, dan VCD juga menyesatkan seolah karena tanpa itu semua sebuah sekolah tidak berkelas dunia.

"Program ini lebih mementingkan alat ketimbang proses. Padahal, pendidikan adalah lebih ke masalah proses ketimbang alat," katanya.

Kelemahan kesembilan, lanjut dia, SBI telah menyesatkan tujuan pendidikan. Kesalahan konseptual SBI terutama pada penekanannya terhadap segala hal yang bersifat akademik dengan menafikan segala hal yang nonakademik.

"Seolah tujuan pendidikan adalah untuk menjadikan siswa sebagai seorang yang cerdas akademik belaka, padahal pendidikan bertujuan mendidik manusia seutuhnya, termasuk mengembangkan potensi siswa di bidang seni, budaya, dan olahraga," ujar Satria.

Kelemahan terakhir (kesepuluh), SBI adalah sebuah pembohongan publik. SBI telah memberikan persepsi yang keliru kepada orang tua, siswa, dan masyarakat karena SBI dianggap sebagai sekolah yang "akan" menjadi sekolah bertaraf Internasional dengan berbagai kelebihannya. Padahal, kata Satria, kemungkinan tersebut tidak akan dapat dicapai dan bahkan akan menghancurkan kualitas sekolah yang ada.

"Ini sama saja dengan menanam 'bom waktu'. Masyarakat merasa dibohongi dengan program ini dan pada akhirnya akan menuntut tanggung jawab pemerintah yang mengeluarkan program ini," kata Satria.
***
sumber: edukasi.kompas.com

Minggu, 20 Maret 2011

Pemerintah menghentikan pemberian izin baru rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) mulai 2011. Pemerintah sedang mengevaluasi 1.329 SD, SMP, dan SMA/SMK berstatus RSBI yang izinnya diberikan pada 2006-2010.

"Ternyata sekolah bertaraf internasional tidak sederhana. Ini perjalanan panjang yang wajahnya sampai sekarang belum jelas. Karena itu, kami belum berani menyebut sekolah bertaraf internasional (SBI), tetapi masih rintisan SBI. Untuk itu, pemerintah menahan dulu pemberian izin baru RSBI," kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, dalam acara "Simposium Sistem RSBI/SBI: Kebijakan dan Pelaksanaan" yang dilaksanakan British Council di Jakarta, Rabu (9/3/2011).

Pemerintah juga sedang menyiapkan aturan baru soal standar SBI di Indonesia. Fasli mengatakan, dari kajian sementara, pendanaan RSBI sebagian besar ditanggung orangtua dan pemerintah pusat. Dukungan pendanaan dari pemerintah daerah justru minim.

RSBI pun sebagian besar siswanya dari kalangan kaya. Ini disebabkan biaya masuk untuk SMP dan SMA RSBI yang relatif mahal, berkisar Rp 15 juta dan uang sekolah sekitar Rp 450.000 per bulan.

Di sisi lain, alokasi 20 persen untuk siswa miskin yang mendapat beasiswa juga tidak dipenuhi RSBI. Dari kajian sementara juga terungkap, dana yang dimiliki RSBI sekitar 50 persennya dialokasikan untuk sarana dan prasarana, sekitar 20 persen untuk pengembangan dan kesejahteraan guru, serta manajemen sekolah berkisar 10 persen.

Adapun soal kemampuan bahasa Inggris guru juga masih belum memadai. Kajian pada tahun 2008, sekitar 50 persen guru di RSBI ada di level notice (10-250). Sementara untuk guru Matematika dan Sains kemampuan di level terendah notice dan elementary. Hanya kemampuan guru pengajar bahasa Inggris di RSBI yang memenuhi syarat di level intermediate ke atas. Kemampuan bahasa Inggris kepala sekolah RSBI sekitar 51 persen berada di level terendah.

Fasli mengatakan, SBI bukanlah tujuan akhir.

"Jadi, tidak ada target Indonesia mesti punya berapa banyak SBI. Kami memfasilitasi sekolah untuk jadi RSBI dan SBI karena itu amanat UU Sistem Pendidikan Nasional. Tetapi, tentu nanti dibuat aturannya yang lebih baik lagi," katanya.
***
sumber: edukasi.kompas.com

Kamis, 17 Maret 2011

Kabar gembira bagi para guru SMP atau SMA yang menjadi pengajar penuh bidang studi Bahasa Inggris, Ilmu Sosial, Kewiraan, Matematika, serta Ilmu Pengetahuan Alam. Tahun ini, The International Leaders in Education Program (ILEP) kembali menawarkan beasiswa studi ke Amerika Serikat (AS) tahun akademik 2011/2012.

ILEP adalah program milik Biro Pendidikan dan Kebudayaan Departement Luar Negeri AS. ILEP dikelola oleh IREX (the International Research & Exchanges Board), sebuah organisasi nonprofit yang terletak di Washington DC, AS.

Melalui program beasiswa ILEP ini studi akan berlangsung selama satu semester dalam program akademik di universitas di AS, yang meliputi kuliah dan pelatihan intensif dalam bidang metodologi pengajaran, pembuatan materi pelajaran, strategi mengajar yang disesuaikan dengan tempat dan lingkungan pengajaran, kepemimpinan guru, termasuk penggunaan komputer dan internet, serta software sebagai alat bantu dalam mengajar.

Program ini akan dimulai di bulan Januari 2012 - Mei 2012, yang juga akan melibatkan observasi di sekolah tingkat menengah di AS yang akan menghubungkan peserta secara aktif dengan para guru dan siswa dari AS.

Adapun skema beasiswa ini meliputi biaya orientasi sebelum keberangkatan yang diadakan di Indonesia, tiket pesawat internasional dan domestik di AS, orientasi kedatangan di Washington, DC, biaya studi program akademik, tempat tinggal (umumnya berbagi kamar dengan peserta lain dari program ini), asuransi jiwa dan kesehatan, uang saku selama program akademik di universitas, laptop, dana buku/tunjangan pengembangan profesional dan lain-lainnya.

Bagi yang berminat, pelamar adalah guru sekolah tingkat SMP atau SMA yang menjadi pengajar penuh bidang studi Bahasa Inggris, Ilmu Sosial, Kewiraan, Matematika, serta IPA. Selain itu, kandidat harus berpengalaman mengajar 5 tahun atau lebih dan memiliki kemampuan bahasa Inggris aktif dan pasif yang dibuktikan dengan melampirkan skor ITP/iBT TOEFL minimum 500 atau IELTS 5.0.

Informasi syarat pendaftaran dan formulir bisa diunduh di http://www.aminef.or.id. Batas waktu untuk mengirimkan aplikasi dan dokumen pelengkapnya ditunggu sampai 15 April 2011.
***
sumber: edukasi.kompas.com

Senin, 14 Maret 2011

PT XL Axiata Tbk (XL) menghadiahkan Pentas Seni tak terlupakan bagi siwa-siwi SMK Negeri 1 Turen, Malang. Pentas Seni dengan bintang tamu grup musik terkenal Five Minute ini merupakan hadiah atas kemenangan sekolah kejuruan tersebut sebagai juara umum pada Kompetisi XL Jagoan Muda periode April-Desember 2010.

Pada kompetisi kreativitas antarsekolah melalui www.xljagoanmuda.com ini, mereka berhasil mengungguli sekolah lainnya dari seantero Indonesia. Tercatat sekitar 2000 sekolah dan 35 ribu siswa se–Indonesia mengikuti program kompetisi ini.

VP Enterprise & Carrier XL, Titus Dondi, mengatakan, "Program XL Jagoan Muda sejauh ini mampu mendorong motivasi para pelajar di seluruh Indonesia untuk tidak ragu mengejar prestasi dengan mengeluarkan kemampuan, bakat, dan kreativitasnya melalui pemanfaatan media internet. Kompetisi ini sekaligus menunjukkan betapa dahsyatnya manfaat layanan internet dari XL jika kita mampu menggunakannya secara benar dan sehat."

Selain mendapatkan konser dengan artis pilihan, para siswa SMK Negeri 1 Turen juga mendapatkan 4 set perangkat komputer untuk mendukung aktifitas belajar-mengajar di sekolahnya. XL masih melengkapi lagi hadiah yang diberikan dengan beasiswa untuk 4 pelajar berprestasi.

Satu hal yang menarik, keluar sebagai pemenang ke-2 adalah sekolah yang juga berlokasi di Turen, Malang. Sekolah itu adalah SMA Negeri Turen 1 yang hanya berjarak 1 km dari lokasi pemenang juara umum. Sebagai juara ke-2, SMA Negeri 1 Turen berhak mendapatkan 3 set perangkat komputer dan Pentas Kreatif Seni di sekolah.
***
sumber: detiknews.com

Labels

Alumni (21) Amerika Serikat (1) Angkatan 1995 (1) Anti Korupsi (1) Arab Saudi (1) Arema Malang (1) Artikel (8) ASEAN (1) ay kusnadi (1) Ayusta (1) Bahasa (2) Balitjestro 2008 (1) Bandung (1) Bank Mandiri (1) Bantuan Operasional Sekolah (1) barongan (1) Basketball (1) bca (1) Beasiswa (19) Berita (3) berita duka (1) BHMN (1) Bimbel (1) Biodiversity (1) Bisnis (1) bisnis online (1) Blog (5) bondan winarno (1) BOS (3) Buku (1) Buku Paket (1) Bulan Bahasa (1) Bullying (1) Bursa Kerja (1) Candi Kidal (1) Class Meeting (1) Dee (1) dollar gratis (1) Dumpul (1) dunia maya (1) Ekstrakurikuler (5) Facebook (2) Fair Play (1) Fisika (1) Friendster (1) Futsal (1) gado gado (1) Global Warming (1) Google (1) Gunung Tabor (1) Guru (10) Gus Dur (1) HUT ke-30 (1) IKAPALA (1) imam gozali (1) Inggris (1) Inspirasi (1) Internet (1) IPB (1) Iptek (3) Istana Negara (2) ITB (1) Jabodetabek (1) Jambi (1) Jawa Timur (4) Jepang (1) jerman (3) Jeru (1) Jilu (1) Jombang (1) Jusuf Kalla (1) Kabupaten Malang (4) kampus (1) karir.com (1) Kegiatan (1) Kelas A4 (1) Kelas XII (1) Kemendikbud (3) Kemendiknas (1) Kemneterian Pendidikan dan Kebudayaan (1) Kepala Sekolah (1) Kesehatan (3) KH. Abdurrahman Wahid (1) Kiat Jitu (1) Komik (1) Komunitas (1) kosmetika (1) Kota Batu (1) Kota Malang (5) Kuliah (1) kuliner (1) kusti (2) launching (1) Lingkungan (1) LIPI (1) Lowongan (1) Lulusan 2008 (1) M. Nuh (1) Mahasiswa (2) Mahasiswa Baru (2) Mahkamah Konstitusi (1) maknyus (1) Malang (3) Malang Raya (1) Malangsuko (1) Malaysia (1) Matematika (1) Mendiknas (1) Mendit (1) Menkominfo (1) Menulis (2) Menulis Ilmiah (1) Minat Baca (1) Motto Kelas (1) nDangdut (1) Nostalgia (2) Otonomi Daerah (1) Pahlawan Nasional (1) pak temun (1) Pancasila (1) panggung terbuka (1) Pelajar (1) Pelajaran (1) Pemerintah (1) Pendidikan (11) Pendidikan Nasional (6) Penelitian Ilmiah Remaja (2) Perbankan (1) Perguruan Tinggi (3) Perguruan Tinggi Swasta (2) Permen Karet (1) Pertamina (2) Pilkada (1) PMP (1) PMR (1) Pornografi (1) pramuka (2) Precet (1) Profil (2) PTN (3) PTS (1) Redaksi (1) remaja (2) reuni (5) Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (3) Riset (1) RSBI (4) Rujak Cingur (1) S-1 (1) S1 (1) S2 (1) S3 (1) Sains (1) Sarjana (1) SBI (1) SD (5) Sejarah (3) Sekolah Hijau (1) Sepakbola (2) sepeda (1) Situs (1) SMA (17) SMA Kebon Tebu (1) SMAN 1 Malang (1) sman tumpang (3) SMANETA (10) Smansa (1) SMK (1) SMKN Turen (1) SMP (4) SNMPTN (2) SNMPTN Online (1) soeharto (1) STT Telkom (1) sugeng hadiono (1) Sukoanyar (1) Surabaya (1) Tahun 2013 (1) Tahun Baru (1) Taiwan (1) Tawuran (1) teknologi (3) Tes Online (1) Tips (5) Tomik HS (1) Trik (1) Try Out Online (1) Tulus Ayu (1) Tumpang (2) UAN (2) UASBN (1) UGM (2) UI (1) Ujian (2) Ujian Akhir Nasional (1) Ujian Nasional (5) Ujian Nasional 2010 (1) Ujian Nasional 2011 (1) Ujian Nasional 2012 (1) UM (1) UMB (1) UN (7) UN 2010 (5) UN 2012 (1) Universitas (1) Universitas Brawijaya (1) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (1) Universitas Paramadina (1) UNS Solo (1) Virus (1) wafat (1) Wakil Gubernur (1) website (2) Wendit Water park (1) Wisata (2) wisnuwardhana-narasinghamurti (1) www.smantumpang.com (1)
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!