Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jawa Timur. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 April 2010

Delapan SMA di Jawa Timur terancam mengulang ujian nasional dan menjalani UN pengganti terkait indikasi kecurangan selama menjalani UN utama.

Lima di antara SMA tersebut bahkan sudah direkomendasikan untuk menjalani UN pengganti. Rekom Pengawas UN dan TPI PTN Jatim itu sudah diajukan kepada Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Kalau disetujui, maka seluruh siswa kelas XII di sekolah-sekolah itu harus mengulang UN pada mata pelajaran yang dianggap bermasalah.

Koordinator Pengawas Unas dan TPI Jatim Syafsir Akhlus menyatakan, lima sekolah dilaporkan ke BSNP setelah pihaknya mengonfirmasi akurasi temuan jawaban ilegal. "Pihak BSNP menyatakan akurasi jawaban ilegal itu tinggi sehingga kami turun ke lapangan untuk mengecek sekolah-sekolah yang memakai jawaban ilegal, lalu hasilnya kami laporkan kembali ke pusat," paparnya, Selasa (30/3/2010).

Saat ini pihaknya masih menunggu konfirmasi dari pusat. Selain lima sekolah yang sudah direkomandasikan, Pengawas Unas dan TPI PTN Jatim juga sudah menyiapkan dua nama sekolah lagi yang segera dilaporkan ke BSNP.

"Ada lima sekolah yang sudah dilaporkan dan dua lagi menyusul. Tambah satu lagi, yakni sekolah di Blitar, kalau terbukti," ungkapnya.

Adapun UN pengganti akan digelar pada 5 April 2010. Selama pelaksanaan UN SMA/SMK/MA pekan lalu, tim pengawas menemukan 12 versi jawaban ilegal. Jawaban soal-soal ini mayoritas didistribusikan melalui sarana SMS dari ponsel ke ponsel.

"Dari berbagai versi jawaban, ada beberapa yang tingkat akurasinya tinggi," ungkap dosen ITS itu.
***
sumber: kompas.edukasi.com




Jumat, 19 Maret 2010

Pemerintah kian memperketat pengawasan distribusi naskah ujian nasional (UN). Karena itu, pemerintah menjamin tak akan ada kebocoran soal UN.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Suwanto, pun mengimbau para orang tua siswa (wali murid) untuk tidak mempercayai isu adanya bocoran soal UN. Selain 1.500 polisi yang mengawal distribusi naskah UN sampai ke sekolah-sekolah, mekanisme pengawasan dan penjagaan naskah UNAS semakin ketat. Misalnya master soal sewaktu tiba di kabupaten/kota langsung diamankan.

"Petugasnya juga dikarantina dan diawasi polisi," katanya kepada wartawan, Jumat (19/3) di Surabaya. Saat naskah soal digandakan, lanjut dia, tidak boleh seorang pun masuk ke lokasi percetakan. Petugas yang mencetak naskah juga diperiksa waktu mereka keluar dan masuk ruang percetakan. Dia mengatakan, pejabat yang ingin meninjau atau masuk ke ruang percetakan juga harus diperiksa dulu.

"Dompet, HP, dan alat tulis harus ditanggalkan. Kami juga meminta murid dan orang tua jangan percaya kalau ada kabar kebocoran soal UN, dan jangan percaya pada tawaran pembelian naskah UN yang mengklaim naskah UN 2010," tandasnya.
***
sumber: republika.co.id




Selasa, 23 Februari 2010

Tes online (cyber test) gelombang pertama Ujian Masuk Bersama (UMB) PTS di Jawa Timur yang berlangsung di tiga kampus, yakni Ubaya, UWKS, dan Unisma, Minggu (21/2/2010), hanya diikuti 83 peserta.

Angka tersebut lebih kecil dibandingkan tahun lalu yang mencapai 213 peserta. Ketua Koordinator UMB PTS Wilayah III (Jatim) Prof Soegiono menyatakan, secara umum tes online UMB PTS gelombang pertama kemarin berjalan lancar.

Jumlah peserta masih sedikit, katanya, karena biasanya peserta adalah lulusan SMA tahun sebelumnya. Sedangkan yang sekarang masih duduk di bangku SMA biasanya masih wait and see.

Yang menentukan diterima-tidaknya mereka yang lolos gelombang satu ini, kata Soegiono, adalah rektor masing-masing PTS yang dituju oleh calon mahasiswa. "Kami hanya memberikan nilai tes, keputusan terakhir di tangan rektor," jelasnya.

Hasil tes kemudian akan diumumkan pada 24 Februari 2010. Seperti diketahui, UMB PTS yang digelar P-SPMBN (Perhimpuan Seleksi penerimaan Mahasiswa Baru Nusantara) 2010 ini digelar dalam empat gelombang. Gelombang pertama pada 21 Februari 2010, kedua 13 Juni 2010, ketiga 8 Agustus 2010, dan terakhir 8 November 2010.

UMB PTS merupakan proses seleksi penerimaan mahasiswa baru bagi PTS yang tergabung dalam P-SPMBN. Melalui proses ini, calon mahasiswa yang ingin mendaftar ke PTS di luar kota atau luar provinsi tidak perlu repot bepergian jauh. Mereka cukup mendaftar online dan mengikuti tes online di kampus terdekat, sama dengan proses pendaftaran SNMPTN atau UMB PTN.
***
Sumber: edukasi.kompas.com




Jumat, 12 Februari 2010

Perguruan Tingi Swasta (PTS) di Jawa Timur masih kesulitan menjaring calon mahasiswa. Indikasi itu semakin dikuatkan dengan minimnya peserta yang mengikuti program-program seleksi dan ujian masuk yang digelar sejumlah PTS di Surabaya.

Selain menggelar seleksi masuk mandiri, beberapa PTS memutuskan bergabung untuk menggelar ujian bersama dengan nama Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Swasta (UMB PTS).

Namun pendaftaran pada masa-masa awal yang mulai digelar 11 Februari lalu masih belum banyak diminati. Pendaftar rata-rata menunggu untuk mendaftar di PTS setelah hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) diumumkan.

"Jumlah pendaftar memang masih sepi. Biasanya setelah SNMPTN diumumkan baru banyak yang mendaftar," ujar Tri Tutik, Wakil Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) STIE Perbanas Surabaya, Kamis (18/2).

Hal senada dikatakan Paguh Hudoro, Koordinator PMB Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Dia mengaku belum menerima laporan banyaknya pendaftar di Untag melalui jalur UMB. "Untuk periode kedua ini saya belum cek, tapi untuk periode sebelumnya pendaftar hanya ada 26 orang," katanya.

Untuk tahun 2010 ini, UMB PTS dilakukan sebanyak lima peroide. Periode tes pertama pada 8 November 2009 lalu. Pada periode kedua, tes dilakukan 21 Februari mendatang dengan periode pendaftaran mulai Kamis (11/2) hingga Jumat (19/2).

Menurut Paguh, UMB PTS memiliki kontribusi signifikan pada penerimaan siswa baru di Untag. Dari UMB, diperkirakan akan ada sumbangan sekitar 15-20 persen dari total PMB di Untag. Untuk tahun 2010 ini, Untag menargetkan 1.500 mahasiswa baru bisa diserap.

Panitia UMB PTS cukup maklum jika jumlah pendaftar melalui jalur ini masih minim. Meski demikian beberapa PTS di Indonesia juga tak henti memberi kemudahan bagi para calon mahasiswa. ''Tahun ini
PTS memberi bonus keringanan pembiayaan kuliah bagi peserta yang lolos seleksi, ini tentu menjadi kesempatan yang baik bagi para calon mahasiswa,'' ujar Ketua UMB PTS Regional III (Jatim), Prof Soegiono.

Selain Untag dan STIE Perbanas, di Surabaya ada enam PTS lainnya yang ikut bergabung dalam UMB. Sementara, di regional III yang meliputi wilayah Jawa Timur, terdapat sembilan PTS yang bergabung dalam UMB.

Sebanyak tujuh di PTS antaranya dari Surabaya, yakni Universitas Surabaya, UPN Veteran, Untag, Universitas Wijaya Kusuma, STIE Perbanas, Stiesia, dan ITATS. Sementara, PTS lain yang masuk dalam regional III berasal dari Malang, yakni Universitas Islam Malang. Saat ini, di seluruh Indonesia, terdapat 34 PTS yang bergabung dalam UMB PTS.
***
sumber: Republika




Labels

Alumni (21) Amerika Serikat (1) Angkatan 1995 (1) Anti Korupsi (1) Arab Saudi (1) Arema Malang (1) Artikel (8) ASEAN (1) ay kusnadi (1) Ayusta (1) Bahasa (2) Balitjestro 2008 (1) Bandung (1) Bank Mandiri (1) Bantuan Operasional Sekolah (1) barongan (1) Basketball (1) bca (1) Beasiswa (19) Berita (3) berita duka (1) BHMN (1) Bimbel (1) Biodiversity (1) Bisnis (1) bisnis online (1) Blog (5) bondan winarno (1) BOS (3) Buku (1) Buku Paket (1) Bulan Bahasa (1) Bullying (1) Bursa Kerja (1) Candi Kidal (1) Class Meeting (1) Dee (1) dollar gratis (1) Dumpul (1) dunia maya (1) Ekstrakurikuler (5) Facebook (2) Fair Play (1) Fisika (1) Friendster (1) Futsal (1) gado gado (1) Global Warming (1) Google (1) Gunung Tabor (1) Guru (10) Gus Dur (1) HUT ke-30 (1) IKAPALA (1) imam gozali (1) Inggris (1) Inspirasi (1) Internet (1) IPB (1) Iptek (3) Istana Negara (2) ITB (1) Jabodetabek (1) Jambi (1) Jawa Timur (4) Jepang (1) jerman (3) Jeru (1) Jilu (1) Jombang (1) Jusuf Kalla (1) Kabupaten Malang (4) kampus (1) karir.com (1) Kegiatan (1) Kelas A4 (1) Kelas XII (1) Kemendikbud (3) Kemendiknas (1) Kemneterian Pendidikan dan Kebudayaan (1) Kepala Sekolah (1) Kesehatan (3) KH. Abdurrahman Wahid (1) Kiat Jitu (1) Komik (1) Komunitas (1) kosmetika (1) Kota Batu (1) Kota Malang (5) Kuliah (1) kuliner (1) kusti (2) launching (1) Lingkungan (1) LIPI (1) Lowongan (1) Lulusan 2008 (1) M. Nuh (1) Mahasiswa (2) Mahasiswa Baru (2) Mahkamah Konstitusi (1) maknyus (1) Malang (3) Malang Raya (1) Malangsuko (1) Malaysia (1) Matematika (1) Mendiknas (1) Mendit (1) Menkominfo (1) Menulis (2) Menulis Ilmiah (1) Minat Baca (1) Motto Kelas (1) nDangdut (1) Nostalgia (2) Otonomi Daerah (1) Pahlawan Nasional (1) pak temun (1) Pancasila (1) panggung terbuka (1) Pelajar (1) Pelajaran (1) Pemerintah (1) Pendidikan (11) Pendidikan Nasional (6) Penelitian Ilmiah Remaja (2) Perbankan (1) Perguruan Tinggi (3) Perguruan Tinggi Swasta (2) Permen Karet (1) Pertamina (2) Pilkada (1) PMP (1) PMR (1) Pornografi (1) pramuka (2) Precet (1) Profil (2) PTN (3) PTS (1) Redaksi (1) remaja (2) reuni (5) Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (3) Riset (1) RSBI (4) Rujak Cingur (1) S-1 (1) S1 (1) S2 (1) S3 (1) Sains (1) Sarjana (1) SBI (1) SD (5) Sejarah (3) Sekolah Hijau (1) Sepakbola (2) sepeda (1) Situs (1) SMA (17) SMA Kebon Tebu (1) SMAN 1 Malang (1) sman tumpang (3) SMANETA (10) Smansa (1) SMK (1) SMKN Turen (1) SMP (4) SNMPTN (2) SNMPTN Online (1) soeharto (1) STT Telkom (1) sugeng hadiono (1) Sukoanyar (1) Surabaya (1) Tahun 2013 (1) Tahun Baru (1) Taiwan (1) Tawuran (1) teknologi (3) Tes Online (1) Tips (5) Tomik HS (1) Trik (1) Try Out Online (1) Tulus Ayu (1) Tumpang (2) UAN (2) UASBN (1) UGM (2) UI (1) Ujian (2) Ujian Akhir Nasional (1) Ujian Nasional (5) Ujian Nasional 2010 (1) Ujian Nasional 2011 (1) Ujian Nasional 2012 (1) UM (1) UMB (1) UN (7) UN 2010 (5) UN 2012 (1) Universitas (1) Universitas Brawijaya (1) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (1) Universitas Paramadina (1) UNS Solo (1) Virus (1) wafat (1) Wakil Gubernur (1) website (2) Wendit Water park (1) Wisata (2) wisnuwardhana-narasinghamurti (1) www.smantumpang.com (1)
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!